Kamu cek analytics, dan pengunjungnya ada. Tapi WhatsApp tetap sepi dan pesanan nggak kunjung datang. Sebelum menambah budget iklan, ada pertanyaan yang lebih sederhana: apa yang terjadi setelah orang sampai di website-mu?
Dari banyak UX audit untuk bisnis kecil, masalah yang sama muncul berulang kali. Kabar baiknya, nggak ada yang butuh redesign total untuk diperbaiki.
1Pengunjung nggak tahu kamu jual apa
Pengunjung memutuskan dengan sangat cepat apakah mereka ada di tempat yang tepat. Kalau layar pertama cuma berisi slogan samar dan foto besar, mereka harus scroll dan menebak. Banyak yang memilih pergi.
Coba ini: pastikan kalimat pertama di homepage-mu menyebut dengan jelas apa yang kamu tawarkan dan untuk siapa. "Koper custom untuk travel agent" jauh lebih efektif daripada "Melangkah dengan percaya diri".
2Langkah berikutnya nggak jelas
Tiga tombol yang terlihat sama, atau malah nggak ada tombol sama sekali, bikin orang bingung harus apa. Kalau semuanya minta perhatian, nggak ada yang diklik.
Pilih satu aksi utama per halaman, misalnya "Chat WhatsApp" atau "Lihat harga", lalu jadikan tombolnya yang paling menonjol. Sisanya cukup jadi link yang lebih kalem.
3Lambat di HP mereka
Kebanyakan website bisnis kecil dirancang di laptop, tapi dibuka lewat HP, sering kali dengan data seluler. Gambar berukuran besar dan slider yang berat bikin halaman terasa rusak bahkan sebelum selesai dimuat.
Coba ini: buka website-mu di HP sendiri dengan Wi-Fi dimatikan. Kalau kamu saja nggak sabar, pelangganmu juga. Kompres gambar dan buang semua yang bergerak tanpa alasan.
4Nggak ada yang bikin percaya
Pengunjung baru belum mengenalmu. Tanpa alamat yang jelas, foto asli, atau testimoni pelanggan, membeli darimu terasa seperti untung-untungan.
Orang nggak perlu dibuat kagum. Mereka cuma perlu merasa cukup aman untuk melangkah berikutnya.
Tampilkan hal-hal dasarnya: di mana lokasimu, siapa di balik bisnisnya, dan beberapa ulasan yang jujur. Nggak perlu mewah untuk bisa berhasil.
5Terlalu banyak langkah untuk membeli
Form yang panjang, kewajiban daftar akun, dan biaya kejutan di langkah terakhir adalah titik ketika orang yang sudah tertarik akhirnya menyerah. Setiap kolom tambahan adalah satu alasan lagi untuk pergi.
Coba ini: minta hanya data yang benar-benar perlu. Kalau kamu berjualan lewat WhatsApp, satu tombol yang membuka chat dengan pesan siap kirim, seperti di halaman kontak Folkstudio, bisa menggantikan satu form utuh.
✓Cek 5 menit yang bisa kamu lakukan hari ini
Ambil HP-mu, buka homepage-mu, lalu centang yang sudah sesuai. Ini cuma untukmu, nggak ada data yang disimpan.
Homepage-ku…
Ada yang belum tercentang? Itu wajar, dan kebanyakan bisa diperbaiki dengan cepat. Kalau butuh mata kedua, UX Care mengecek semua ini secara rutin dan memberi tahu apa yang perlu diperbaiki lebih dulu.